Susah Dapat Komitmen, Gadis Cantik Ini Sukses Rintis Usaha Sambal Mamamia

tips sukses bisnis sambal

Berbagai merk pun ada di pasaran, kita tinggal pilih mana yang sesuai slera. Tak disangka, justru label halal ini sebagai magnet pembeli. Banyak pengunjung yang mencoba sambal lulus buatan Lina dan 250 botol sambal buatannya suntuk. Tidak hanya di Indonesia, rupanya sambal buatan Lina sudah dilirik oleh pemakai manca negara, misalnya Tiongkok. Ketika itu, dia menjalankan pameran dagang di Teritori Tirai Bambu.

Apalagi jika di dukung dengan keterampilan memadai untuk menciptakan sambal bernas dan nikmat, yang bisanya di miliki para ibu rumah tangga. Tinggal sekutil mengarahkannya ke dunia usaha, maka produknya pun mampu berpotensi menghasilkan keuntungan nun besar.

Dia utama sebagai pelaku UKM yang bisa memamerkan sambal lulus. Dia diajak oleh Jawatan Perindustrian dan Perdagangan Kota tangerang Selatan sekitar bulan September 2016. Keputusan untuk memberikan label halal untuk sambalnya bukanlah tanpa alasan. Lina mengatakan konsumen acapkali bertanya kehalalan produknya.

Usaha ini pun dijalankan dengan jual beli bebek goreng yang bernama “ BebekBox Mas Yogi”. Lina mengatakan capaian tersebut merupakan berkah dari dagang sambal halal. Kini pada satu bulan Ibu Pur mengaku harus memproduksi tidak kurang dari 100 kemasan sambal dengan 5 mereguk ini. Dengan harga jual sekitar 25 ribuan perkemasan, Ibu Pur bisa mengeruk omset tak kurang dari 60an juta tiap bulan. Penjualannya yang lumayan aktif ini berkat konsep penjualan via agen yang kini mencapai 15 orang buat seluruh Yogya.

Melihat pangsa pasarnya yang cukup besar oleh karena itu bisnis ini tentulah bisa menjadi sangat potensial untuk di jalankan. Dengan cara menjalankannya yang bisa di lakukan secara rumahan juga bisa membuka peluang bagi siapa saja untuk melakoninya. Sekarang ini yang menyimpangkan umum di kenali bangsa jenis sambal kemasan kinerja olahan produsen kelas pengusaha, yang kita kenal saja dengan sebutan sambal botolan.

Sambal CUK bisa menjadi industri besar dan bisa mempekerjakan karyawan sebanyak-banyaknya. Ia akan semua orang bisa mereguk sambal khas Indonesia beserta cita rasa “rumahan”. Rombongan modern yang sibuk sehingga tak ada waktu banyak untuk memasak namun tetap ingin menikmati sajian konvensional adalah calon konsumen yang utama sambal kita nantinya. Sesuatu ini agar merk kulak yang diusungnya bisa langsung berkembang menjadi berbagai ulah produk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *